Melalui media sosial maupun online para pelaku usaha maupun warga di desa Tebel ini diharapkan bisa lebih mudah untuk memasarkan produk serta Bendo Macrame agar masyarakat lain atau konsumen dapat mengetahui secara lebih detail.
2.
Menyiapkan
perlengkapan dan alat bantu yang
dibutuhkan
3.
Menyiapkan materi untuk penyuluhan
4.
Melaksanakan
penyuluhan mengenai Promosi UMKM melalui Media
Sosial
1.
Membagi tim ke beberapa kelompok
2.
Melakukan survey ke
rumah-rumah warga yang memiliki usaha
3.
Mendata usaha warga yang akan di publikasikan di media sosial dan website
1.
Menentukan
media sosial yang akan digunakan
sebagai sarana promosi
2.
Membuat media sosial yang sudah ditentukan yaitu Instagram
3.
Mengumpulkan
data produk UMKM yang akan
dipromosikan
1.
Menyebarkan
undangan pelatihan kepada warga
2.
Menyiapkan perlengkapan dan alat bantu yang dibutuhkan
3. Menyiapkan materi
untuk pelatihan
4.
Melaksanakan pelatihan dan praktek pembuatan media sosial dan praktek
Mengetahui produk apa saja yang dihasilkan di desa ini. Masyarakat maupun warga pelaku usaha juga bisa mendapatkan ide ataupun inspirasi desain dan produk lainnya dengan menggunakan media sosial ini.
Dengan dilakukan penyuluhan atau sosialisasi terlebih dahulu mengenai pemasaran produk lokal melalui media sosial, diharapkan warga ataupun masyarakat dapat mengerti akan pentingnya pemasaran
offline dan online. Pendataan dilakukan guna mengetahui berapa banyak usaha yang ada di desa Tebel sehingga dari data yang didapatkan informasi mengenai usaha tersebut akan dimasukkan ke media sosial. Setelah mendapatkan data serta informasi dari pemilik usaha, maka dibuatlah media sosial agar para pemilik usaha dapat mengembangkan usahanya dan mengenalkan usahanya melalui media sosial maupun media online.
Berikut adalah tampilan media sosial dari UMKM desa Tebel yang telah dibuat:
1) Media Sosial
Media sosial yang dipilih untuk mempromosikan UMKM adalah Media Instagram.Karena media sosial ini dirasa paling mampu untuk mempromosikan suatu usaha dengan cepat, efektif, dan murah.Tampilan profil media sosial Instagram yang dipakai adalah@wisata_tapak_kali_bendoSetelah dibuat media sosial Instagram, maka diadakanpelatihan serta praktek menggunakan media sosial tersebut guna para pengusaha bisa mengetahui cara mempromosikan dan mempublikasikan usaha mereka melalui media tersebut.
2) Pokdarwis
Tabel 1.
DAFTAR HARGA BAHAN
DAN PERALATAN MURAL
|
NO. |
BAHAN BAKU |
HARGA |
TOTAL |
|
1. |
Cat Avian 1000cc |
Rp. 80.000.- |
Rp. 800.000,- |
|
2. |
Cat Avian 200cc |
Rp. 24.000.- |
Rp. 24.000,- |
|
3. |
Cat Avian 500cc |
Rp. 35.000.- |
Rp. 140.000,- |
|
4. |
Kuas |
Rp. 7.500.- |
Rp. 75.000,- |
Spot foto mural ditemukan saat berkunjung ke Desa Tebel yang terletak di kecamatan Gedangan, kabupaten Sidoarjo. Karena jumlah warga yang terhitung sedikit, Desa Tebel pun tidak begitu dikenali. Namun berkat kreativitas warga serta adanyaKKN Tematik 2020 Universitas Bhayangkara Surabaya, Desa Tebel dapat berubah menjadi destinasi wisata yang lebih menarik.
Tabel 2.
DAFTAR HARGA BAHAN
DAN PERALATAN PLAKAT
|
NO. |
BAHAN BAKU |
HARGA |
TOTAL |
|
1. |
Kawat |
Rp. 4.500.- |
Rp. 4.500,- |
|
2. |
Kayu |
Rp. 35.000.- |
Rp. 350.000,- |
|
3. |
Paku |
Rp. 7.500.- |
Rp. 7.500,- |
|
4. |
Papan kayu |
Rp. 35.000.- |
Rp. 350.000,- |
|
5. |
Semen |
Rp . 2.500.- |
Rp. 2.500,- |
Melihat masih banyak lahan kosong yang belum dimanfaatkan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Bhayangkara Surabaya bersama warga desa , tokoh masyarakat dan perangkat desa Tebel melakukan upaya penghijauan dengan cara menanam pohon di di area-area lahan kosong guna mendukung desa wisata.Membuat plakat pada tiap sudut jalan dapat dijadikan spot foto yang unik layaknya Malioboro.
![]()
![]()
Selain Bendo Macrame,
warga juga memiliki hal-hal kreatif lain dalam bentuk eco green. Dapat
dijadikan daya tarik tersendiri untuk para wisatawan. Berbagai macam kegiatan
yang sudah dilakukan oleh kampung Literasi Bendo Macrame ini, di antaranya
yakni Bidang Literasi yang sudah mempunyai 9 tempat Mini libraries, Bendo
Macrame yakni teknis pembuatan rajut dari tali dan lainya, Budidaya ikan Lele,
TPQ dan Budidaya tanaman Aloe Vera dari penanaman bibit, produksi nimuman,
packaging dan cara pemasarannya.Semuanya kegiatan-kegiatan tersebut di harapkan
membawa dampak positif terhadap warga desa Tebel dan lebih-lebih bisa membari
aura positif terhadap masyarakat Sidoarjo dan sekitarnya.
![]()
![]()
Setelah
dilakukan sosialisasi terhadap masyarakat tentang desa wisata menuju desa
mandiri dengan media sosialdiketahui bahwa 90% masyarakat menyatakan paham dan
10% tidak paham. Hal ini menunjukkan bahwa apa yang disampaikan peserta kuliah
kerja nyata dapat memberikan pemahaman baru mengenai desa wisata menuju desa mandiri
dengan menggunakan media social guna meningkatkan perekonomian masyarakat.
Kegiatan pengabdian masyarakat tentang pengembangan desa wisata menuju desa mandiri di Desa Tebel bertujuan untuk memberi inovasi dalampengembangan ekonomi kreatif. Saat ini perkembangan teknologi yang semakin maju, sehingga warga dan wisatawan menuntut informasi yang lebih lengkap tentang Desa Tebel . Aktivitas kegiatan UMKM dapat menunjang kegiatan desa wisata selain mampu menambah perekonomian warga. Semua usaha harus memiliki strategi pemasaran agar dapat mengenalkan produk dan mempertahankan usahanya di pasar, salah satunya adalah media online. Selain dengan biaya yang cukup murah pemasaran online melalui media sosial juga memiliki jaringan yang luas dan tidak terbatas.Kehadiran sosial media merupakan perwujudan dari majunya teknologi pada saat ini. Menjadi peluang yang sangat bagus apabila dapat dimanfaatkan dengan optimal, seperti mempromosikan Kampung Bendo Macrame di Desa Tebel ini. Pemanfaatan media sosial merupakan cara dalam pengembangan wisata desa Kampung Bendo Macrame dan pengenalan produk-produk UMKM di desa tersebut menuju desa yang mandiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar